Analisis mendalam tentang Pemberontakan Petani Banten 1888 melalui pendekatan genealogi, paleografi, dan kliometrika, serta dampaknya terhadap masyarakat lokal dan nasional.
Menggali sejarah keluarga Indonesia melalui genealogi ilmiah dengan pendekatan paleografi dan kliometrika, serta konteks peristiwa sejarah seperti pemberontakan Banten hingga konflik Sampit.
Artikel ini membahas sejarah pemogokan buruh di Delanggu tahun 1923 sebagai bagian dari perjuangan buruh perkebunan di era kolonial, dengan pendekatan genealogi, paleografi, dan kliometrika untuk menganalisis konteks historisnya.
Jelajahi teknik paleografi dalam membaca naskah kuno Indonesia, termasuk analisis genealogi dan kliometrika, serta kaitannya dengan peristiwa sejarah seperti Pemberontakan Petani Banten hingga Konflik Sampit.
Artikel ini menjelaskan metode penelitian sejarah seperti genealogi, paleografi, dan kliometrika, serta penerapannya dalam menganalisis peristiwa sejarah Indonesia seperti Pemberontakan Petani Banten hingga Tragedi Mall Klender.
Analisis mendalam tentang Pemberontakan Petani Banten 1888 melalui pendekatan genealogi, paleografi, dan kliometrika, serta kaitannya dengan konflik sosial di Indonesia.
Artikel ini menganalisis Peristiwa Cimanggis 2012 sebagai konflik agraria, menelusuri akar sejarah, konteks hukum, dan penyelesaiannya, dengan perspektif dari berbagai peristiwa serupa di Indonesia.
Konflik Sampit 2001 merupakan salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di Indonesia pasca-Reformasi, yang melibatkan ketegangan etnis antara Dayak dan Madura di Kalimantan Tengah. Artikel ini mengupas akar historis konflik, dinamika kerusuhan yang menewaskan ratusan jiwa, serta berbagai upaya rekonsiliasi dan pembangunan perdamaian yang dilakukan pasca-tragedi.
Analisis mendalam tentang konflik etnis di Sampit tahun 2001, termasuk akar sejarah, dinamika sosial, dan proses rekonsiliasi pasca-kekerasan.
Mengungkap peristiwa sejarah melalui pendekatan kuantitatif kliometrika untuk memahami pola, tren, dan dinamika sosial masa lalu dengan lebih objektif.